Whistle Blowing System &
Pengendalian Gratifikasi

Whistle Blowing System (WBS)

WBS adalah sistem pelaporan pelanggaran yang memungkinkan setiap orang untuk melaporkan adanya dugaan tindakan kecurangan, pelanggaran hukum, etika, dan kode etik Perusahaan yang dilakukan oleh insan WIKA Beton dengan jaminan perlindungan pelapor. Selain itu, dengan WBS ini memungkinkan segala bentuk penyalahgunaan dapat dengan cepat diidentifikasi dan dikoreksi sehingga bisa meningkatkan moral pegawai, menghindari tuntutan hukum, dan menghindari citra negatif bagi WIKA Beton.⁣⁣

Pelaksanaan WBS ini sudah diberlakukan sejak tahun 2014 melalui SK Direksi No. SK.01.01/WB-0A.120A/2014 tanggal 12 Desember 2014, yang pelaksanaannya mengacu kepada Prosedur Whistle Blower System yang terakhir kali dimutakhirkan dengan Prosedur No. WB-GCG-PS-02 tanggal 03 September 2018.⁣⁣

 

Perusahaan telah memiliki Whistleblowing System yang berfungsi sebagai pencegahan deep facility

Penyuapan

Penyuapan

Penyalahgunaan Wewenang

Penyalahgunaan Wewenang

Kode Etik &</br>Harrasment

Kode Etik &
Harrasment

Pada dasarnya, WBS ini tidak akan berhasil tanpa upaya, komitmen dan peran aktif seluruh insan WIKA Beton dalam memahami alur setiap proses bisnis yang sehat, dan berani untuk melaporkan adanya dugaan tindakan pelanggaran tersebut. Hal ini harus dimulai dari kesadaran masing-masing insan WIKA Beton untuk menjaga, mentaati, dan menjalankan proses bisnis yang sehat dimulai dari lingkungan kerja masing-masing, sehingga dapat membuat WIKA Beton berkembang, unggul, maju, terpercaya, dan berdaya saing. ⁣⁣

⁣⁣Secara garis besar mekanisme sistem pelaporan pelanggaran melalui WBS adalah sebagai berikut:

Penyampaian Laporan Pelanggaran

Setiap pegawai WIKA dapat menyampaikan laporan terkait dugaan pelanggaran Code of Conduct kepada Perusahaan melalui https://wbs.wika-beton.co.id/. Tim Kepatuhan akan menerima dan menindaklanjuti pengaduan tersebut namun ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan harus diperhatikan:

Direksi membentuk dan menetapkan Tim Kepatuhan, FKAP dan Dewan Kehormatan Pegawai. Tim Kepatuhan, FKAP dan Dewan Kehormatan Pegawai akan diberikan perlindungan yang sama dengan Pelapor. Perlindungan terhadap pembalasan, tekanan, ancaman baik secara fisik, psikis, administratif maupun tuntutan hukum.

Setiap identitas pelapor dan bahan laporan harus dirahasiakan dan diberikan perlindungan kerahasiaan identitas pelapor dan bahan laporan sesuai dengan mekanisme perlindungan kerahasiaan dan akan diberikan sanksi bagi yang membocorkan identitas pelapor dan bahan laporan.

Penggunaan surat kaleng (anonymous letter) akan diperlakukan sebagai informasi awal dimana tindak lanjutnya akan tergantung pada tingkat kepercayaan Tim Compliance dan FKAP terhadap kebenaran substansi permasalahan yang dilaporkan.

Direksi dan manajemen perusahaan wajib memberikan perlindungan, termasuk kekebalan administratif kepada pelapor terhadap pembalasan, tekanan, atau ancaman baik secara fisik, psikologis, administratif, perlindungan karir atau tuntutan hukum.

Setiap laporan pelanggaran dan atau penyimpangan harus memenuhi ketidakberpihakan suku, ras, agama dan golongan serta tidak bersifat fitnah dan atau laporan palsu.

Gratification

Gratuities are the giving / receiving of money / the equivalent of money, goods, discounts, commissions, interest-free loans, travel tickets, lodging facilities, tours, free medical treatment, and other facilities of any amount, whether received domestically or abroad, and conducted by electronic means or without electronic means by WIKA Personnel related to their authority / position in the Company, so that it may cause a conflict of interest in the future. Gratification control in WIKA Beton has been regulated in No. Doc: WIKA-GCG-IK-02.02 Rev 00 Amd 04 concerning Gratuity Control Work Instructions dated January 11, 2023.

Limitation Regarding Allowed Gifts

The giving of gifts / souvenirs and / or banquets and / or entertainment is permissible so long as the gift is intended to foster good relations within the limits of fairness and to pay attention to equal relations (such as between friends and neighbors), with mutual respect and not aiming to bribe the party concerned with the intention of giving something to the Company that is not legally entitled to the Company and the frequency of such giving may not be too frequent as to lead to the assumption of a person doing something behind the giving.

Gifts / souvenirs in the form of goods intended for promotion of the Company shall use the logo of the Company as an integral part of the goods concerned (the Company’s logo on the goods can not be removed).

The granting of a meeting honorarium to a Third Party, is allowed as an appreciation for the contribution of thought and expertise that has been given to the Company on the official invitation of the Company, provided that the giving of the honorarium is not prohibited in the code of conduct or internal regulations of the Third Party Agency.

Any grant made, should be recorded, with a completed form filled by the employee concerned as the party of the giver and known by the direct supervisor and the Corporate Secretary.

HEAD OFFICE

PT Wijaya Karya Beton Tbk.
WIKA Tower 1 Lt. 2-5
Jl. D.I. Panjaitan Kav. 9-10 Jakarta 13340

Ph. (+62 21) 819 2802
Fx. (+62 21) 819 2802
Public Relations: sekper@wika-beton.co.id
Marketing: marketing@wika-beton.co.id

PT Wijaya Karya
Beton Tbk.

@wika_beton

WIKA Beton

@wikabeton

PT Wijaya Karya
Beton Tbk.

© Copyright 2019 | PT Wijaya Karya Beton Tbk. All Rights Reserved.